Behind The Keyboard : Escapism (1)


Tulisan ini adalah komentar / self commentary mengenai tulisan sangat ringkas dalam bentuk quote berjudul “Escapism” yang bisa dibaca di sini.


Mundur ke tahun 2015. Waktu itu ada suatu website sekaligus app yang sedang naik daun, Ask.fm. Meskipun namanya mirip dengan stasiun radio, website ini bukan radio streaming melainkan tempat tanya dan jawab. Buatlah akun di sana, maka kita bisa bertanya pada akun-akun yang lainnya, atau kita bisa jadi tujuan pertanyaan akun lainnya.

Pertanyaannya terserah, suka-suka.

Jawabannya juga terserah, suka-suka.

ask-fm-logo2– – – – –

Entah bagaimana ceritanya waktu itu hingga sampailah ask.fm ini di handphone saya. Benar-benar sudah lupa kenapa dulu bisa kenal dengan ask.fm. Yang menarik adalah: ada orang-orang alias akun-akun dengan banyak sekali pertanyaan, benar-benar banyak. Akun populer seperti ini biasanya disebut selebAsk, gabungan dari kata selebritis dan ask.fm. Selebask, selebritisnya ask.fm, yah begitulah kira-kira.

Saya tidak pernah turut campur di dunia ask.fm ini, cuma penonton. Kenapa menonton? Karena ada sesuatu yang menarik. Ada banyak figur yang menjadi selebask karena kekayaannya, secara sederhananya banyak orang-orang yang kepo ingin tahu dengan kehidupan orang-orang kaya ini, secara sederhananya lagi banyak orang yang ingin kehidupan seperti mereka. Jadilah akun orang-orang ini banjir dengan pertanyaan. Btw, penghuni situs ini kebanyakan masih remaja, meskipun banyak juga yang tidak remaja.

Dan sepertinya situs ini sudah tidak ramai lagi. Di Indonesia saat ini, 2018, sudah tidak seramai dulu, entah kalau di luar sana.

– – – – –

Foto-foto atau cerita tentang rumah, mobil, pergaulan, pesta, fashion… dan yang lainnya bisa ditemukan dengan mudah berserakan di timeline jawaban para selebask ini. Intinya, kita dapat jendela gratis, insight, mengenai kehidupan mereka, mengenai kehidupan yang banyak diidam-idamkan orang.

Termasuk juga sedikit terlihat bagaimana pergaulan mereka, yang di sana terdapat sesuatu yang biasanya disebut sebagai night life atau clubbing atau dunia gemerlap a.k.a. dugem, atau apapun sebutannya. Intinya: bar atau diskotik atau club.

 

bersambung —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s