Habit Seed & Jebakan

Dalam tulisan ini, ijinkan saya menggunakan istilah yang saya buat sendiri, habit seed. Habit seed adalah kegiatan rutin yang kita lakukan yang akan menjadi kebiasaan dan kemudian berubah menjadi watak kepribadian kita.

Habit seed bisa berupa kegiatan yang disengaja dirutinkan ataupun yang tidak disengaja dirutinkan. Dalam tulisan ini akan dibatasi pada habit seed yang disengaja.

Habit seed juga bisa berupa kegiatan yang baik, sehingga membekas baik pada watak kita, bisa juga berupa kegiatan yang buruk sehingga membekas buruk pada watak kita.

Kita, sebagai orang yang berakal, pastinya menginginkan kebiasaan yang baik sehingga berdampak baik pula pada pribadi kita. Di kalangan para penulis blog, biasanya habit seed yang baik berupa usaha untuk merutinkan menulis atau membaca beberapa lembar halaman buku tiap harinya.

Jadi itulah habit seed. Dalam istilah sederhananya: bakal kebiasaan atau bakal karakter.

Mengapa dinamakan habit seed? Karena dia memiliki karakteristik penting yang sangat mirip dengan seed/ biji tanaman. Apa itu?

— Biji tanaman yang kita tanam hari ini, tidaklah langsung tumbuh esok hari —

Ini adalah karakteristik penting dari habit seed. Yaitu: kebiasaan yang kita mulai tidak akan nampak dampaknya esok hari. baik maupun buruk. Contoh: seorang yang mulai membiasakan menulis setiap hari. Pada hari kedua dia belum akan merasakan efeknya, dia akan tetap merasa susah menulis dan level tulisannya belum ada peningkatan. Yah karena dia baru memulainya kemarin. Contoh yang lain, orang yang mulai merokok hari ini. Esok harinya dia akan tetap sehat-sehat saja, belum mengalami sakit paru-paru. Yah karena dia baru mulai merokok kemarin.

Get my point?

Di sinilah ada jebakan yang samar. Siapakah orang-orang yang yang terjebak? Mereka adalah orang yang berhenti berusaha merutinkankan sesuatu yang baik karena merasa tidak ada manfaatnya, tidak ada perubahan yang signifikan. Mereka juga adalah orang yang tetap melakukan kebiasaan buruknya karena merasa baik-baik saja, tidak terasa dampak negatifnya.

Ingat, biji tidak tumbuh dalam sehari.

Dengan memahami ini, maka kita yang ingin merutinkan kebiasaan baik, maka rutinkanlah. Dan tetaplah terus melakukannya meskipun kita merasa stagnan, merasa tidak ada progress, merasa begini-begini saja. Keep going. Seiring berjalannya waktu, habit seed baik anda akan tumbuh menjadi habit, kemudian berubah menjadi kepribadian.

Sebaliknya, kita yang memiliki kegiatan rutin yang buruk. Maka berhentilah sekarang juga. Sekarang juga. Meskipun kita belum merasakan dampak buruknya, berhenti sekarang juga. Sebelum habit seed anda tumbuh menjadi pohon besar yang akan sangat sulit dicabut.

Jangan terjebak.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s