Author Note#4: Short Update

Blog ini sudah lama tidak saya update, padahal banyak sekali yang sebenarnya ingin dituliskan. Ada apa gerangan? Sibuk? Iya sibuk, tapi tidak terlalu sibuk sebenarnya, masih ada sangat cukup waktu untuk sekadar menulis sebuah blog post.

Hanya saja saya belakangan ini semakin menyadari bahwa di atas langit ada langit dan apa yang terlihat di hadapan saya saat ini adalah langit yang bertumpuk-tumpuk tinggi. Ketika ingin membuat tulisan di blog saya jadi merasa agak ‘konyol’. Orang selevel saya mestinya sibuk belajar, bukan sibuk komentar. Bukankah membuat tulisan itu sama seperti bicara dan komentar?

Tipe orang yang saya benci selama ini adalah orang-orang bodoh yang banyak bicara serta komentar, dan ternyata tanpa disadari saya pelan-pelan berubah menjadi tipe orang seperti ini, bodoh dan banyak komentar.

Sekali dua kali saya masih memantau tulisan-tulisan blog yang muncul di feed twitter dan saya sering merasa cringe dengan tulisan-tulisan itu (tanpa bermaksud & berprasangka jelek pada penulisnya). Yang mana tulisan-tulisan itu ditulis orang yang sering kali terburu-buru komentar menanggapi isu dan kejadian yang viral. Semakin viral isunya, semakin cepat komentarnya, semakin lakulah tulisannya, bukankah begitu mindset yang ada di kepala kita? Padahal jika kita membuka penjelasan para ulama, salah satu ciri orang bodoh adalah cepat berkomentar. Orang-orang cerdas dan berilmu menahan diri dari berkomentar sebelum memahami betul permasalahan. Jika ternyata mereka tidak kompeten dalam masalah itu, maka mereka akan diam, no comment, dan menyerahkannya pada ahlinya.

Nah kita saya? Tidak kompeten tapi banyak komentar. Bodoh sekali.

Makanya, saat ini adalah saatnya untuk diam dan belajar, saya belum berhak untuk sering cuap-cuap berkomentar. Tahu diri.

Satu lagi yang saya sadar ketika berhenti menulis adalah bahwa ternyata selama ini saya sering kali tidak ikhlas dalam membuat tulisan. Ada banyak tulisan-tulisan yang saya buat semata-mata untuk meninggikan diri sendir, agar dipandang wah dan hebat. Tulisan yang tidak berfaedah dan semestinya tak pernah ada. Mengaku saja, anda pernah juga kan membuat tulisan begitu? Membuat tulisan agar kita bisa merasa hebat. Semestinya sebelum membuat tulisan kita perhatikan niat yang ada dalam hati, apakah sudah benar? apakah perlu ditata? apakah tulisan ini memang benar-benar harus dibuat? apakah ini cuma self gratification?

Karena hal-hal itulah saya memutuskan untuk break dulu dari menulis di blog. Setelah kembali menata niat dan menambah ilmu mungkin saya akan kembali menulis di sini dengan versinya yang sedikit lebih dewasa, semoga.

5 thoughts on “Author Note#4: Short Update

  1. halo saya datang lagi dengan web baru
    wkwkwk
    semoga segera selesai ya breaknya
    makasih juga yo buat remindernya

    Like

  2. Apa yang saya rasakan sama seperti itu. Saya rasa selama ini terlalu sibuk berkomentar saja. Mau nulis, tapi bingung mau nulis apa. Mungkin solusinya banyak banyak baca dulu biar ilmunya nambah, kurangi berkomentar, dan lanjut lagi menulis.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s