end-die-go!

Saya merasa hal-hal yang berbau indigo sedang booming. Mulai dari host TV indigo, youtuber indigo, penulis buku indigo, film tentang indigo, dan figur-figur publik indigo lainnya. Tapi saya belum pernah tahu blogger yang indigo. Ada nggak sih?

Dulu, adik kelas ketika SMA ada juga yang disebut-sebut ‘semacam’ indigo. Dia bergelar dewi langit. Itu gelarnya lho, bukan nama. Entah dari mana gelaran dewi langit itu berasal.

Jadi di tembok samping rumahnya dicat tulisan gede ‘The Nymph Of Sky’. Di angkot-angkot yang biasanya saya naiki saat berangkat dan pulang sekolah sering ada stickernya si dia. Ada sticker yang tulisannya dewi langit. Ada sticker yang tulisannya the nymph of sky. Indigo yang berdedikasi.

Anda sadar nggak kalau orang-orang indigo itu semuanya lugu. Sangat lugu. Kelewatan lugunya. Mereka percaya-percaya saja dengan bisikan-bisikan dan kata-kata dari makhluk halus yang mereka temui. Percaya begitu saja.

Ada orang indigo yang waktu itu bercerita bahwa dia bertemu sesosok kuntilanak di bawah pohon. Lalu berinteraksilah mereka berdua. Curhatlah si kuntilanak itu bahwa dia dulunya adalah seorang perempuan yang cantik, lalu diperkosa. Kemudian dia menjadi depresi dan bunuh diri. Jadilah dia kuntilanak seperti sekarang. And guess what? si orang indigo ini percaya. Iya, percaya sama omongannya sosok kuntilanak itu.

Well, makhluk halus yang sebenarnya jin ini memang bentuk aslinya tidak nampak oleh manusia. Mereka bisa mengambil sosok yang bisa dilihat manusia. Jadi orang indigo bisa melihat sosok makhluk halus itu bisa jadi memang benar adanya, karena makhluk halus itu sengaja menampakkan diri pada si indigo.

Jin adalah makhluk yang juga mendapatkan beban untuk menjalankan syariat sebagaimana manusia. Sehingga ada jin yang sholih dan baik, mereka sibuk beribadah di alamnya sendiri dan tidak akan ikut campur dengan manusia. Sehingga bisa dipastikan bahwa jin yang berinteraksi dengan manusia ini adalah jin-jin yang nggak bener dan punya tendensi buruk meskipun mereka mengaku-ngaku baik. Percaya begitu saja dengan kata-kata jin macam ini?? A big NO.

Yang paling populer saat ini adalah seorang mbak indigo yang bertemu dengan makhluk halus yang sosoknya berupa anak-anak bule. Sosok anak-anak bule ini cerita bahwa mereka dulunya adalah anggota keluarga Belanda yang hidup di Indonesia saat masa penjajahan. Mereka lalu mati dibunuh dan arwah mereka masih tertinggal. And as always, si mbak indigo ini percaya begitu saja. Kemudian ditulislah ceritanya ini di buku dan diterbitkan. Para pembacanya ikut-ikutan percaya. Ceritanya lalu diangkat menjadi film. Para penontonnya ikut-ikutan percaya.

Ikut-ikutan percaya. Seriously??? Come on, people.

Alam gaib adalah alam yang tak mampu di-indera oleh manusia. Untuk mengetahui keadaan alam gaib, manusia hanya bisa mengandalkan berita-berita yang sampai padanya. Sehingga sangat penting untuk perhatian tentang dari siapakah berita alam gaib ini datang.

Ajaran islam juga datang dengan mengabarkan tentang keadaan alam gaib. Kabar ini datang berupa wahyu kepada Rasulullah. Dan tahukah anda bagaimanakah sosk Rasulullah? Beliau adalah orang yang digelari Al Amin, orang yang terpercaya, oleh orang-orang di zamannya. Kejujuran, kredibilitas, dan reputasi beliau diakui oleh semua orang, mulai dari kawan hingga lawan.

Tak ada satu orangpun yang membenci akhlak Rasulullah dan meragukan kejujurannya. Orang yang menolak dakwah beliau sebenarnya  tak ada yang menganggapnya berbohong. Mereka menolak karena punya tendensi lain, karena takut kehilangan kedudukan, takut kehilangan harta, takut dikucilkan masyarakatnya, atau tendensi lainnya.

Kepada orang yang kejujurannya selevel inilah berita-berita wahyu tentang keadaan alam gaib turun.

Jadi termasuk tipe orang yang manakah anda? Tipe orang yang percaya dengan berita alam gaib yang disampaikan seorang Nabi yang kejujurannya diakui semua orang ataukah tipe orang yang percaya dengan berita alam gaib yang disampaikan oleh kuntilanak di bawah pohon?

#be-smart

19 thoughts on “end-die-go!

  1. Teman saya dulu, seorang indigo. Tapi dia ga mau diruqyah, karena merasa apa yg menempel di dia adalah warisan. Dia mengaku bisa melihat bagaimana watak orang asing sekalipub, berdasar info dr apa yg menempel di dia.

    Like

  2. Kalau di daerah gue anak indigo biasanya di ruwat.. Katanya biar keluar jin di dalam tubuhnya. Kebanyakan ingin hidup normal. Nggak enak lagi, hidup dengan kondisi bisa ngeliat hal-hal yang seharusnya tidak bisa dilihat. Yang celaka kalau orang-orang disekitarnya nggak ingin anak indigo menjadi normal dengan banyak alasan.

    Like

  3. Saya juga kurang sreg sama orang berlabel “indigo” semenjak ada acara tv nyuruh dia ngeramal tentag kejadian di masa depan.. gila tuh menurut saya. Saya memang tak memahami agama secara mendalam, cuman itu kan termasuk mendahului ketentuan Allah ya.

    Btw “setan” yang ditugasi menggoda manusia itu masuk jenis jin kan?

    Like

    1. Iya mereka. Karena selama ini masyarakat menganggap orang indigo sebagai orang yang memiliki kemampuan special, luar biasa, punya kekuatan supranatural, dll. Jadinya orang indigo akan merasa bangga jika dibisiki jin ini. PAdahal dibohongi

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s